Bantul — Ulu-Ulu Kalurahan Tirtonirmolo mewakili lurah menghadiri pertemuan Asosiasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Laris Manis se-Kapanewon Kasihan yang digelar pada Kamis, 9 April 2026 di Kalurahan Bangunjiwo. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi antar kelompok wanita tani di wilayah tersebut.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua dan jajaran pengurus Asosiasi KWT Laris Manis, perwakilan Panewu Kasihan melalui Jawatan Kemakmuran, serta para lurah se-Kapanewon Kasihan atau yang mewakili. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan terhadap peran strategis kelompok wanita tani dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan Panewu Kasihan melalui Jawatan Kemakmuran menyampaikan harapan agar Asosiasi KWT Laris Manis dapat terus menjaga kekompakan dan meningkatkan sinergi antar anggota. Ia menekankan bahwa keberadaan kelompok wanita tani memiliki kontribusi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan pengolahan hasil pangan.
“Kekompakan menjadi kunci utama agar organisasi ini tetap berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Selain sebagai forum koordinasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antar anggota melalui momentum syawalan. Tradisi berjabat tangan menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan, terutama dalam suasana pasca Hari Raya Idulfitri.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, yang tidak hanya menjadi sarana bertukar informasi dan pengalaman, tetapi juga memperkuat jejaring antar kelompok wanita tani di wilayah Kapanewon Kasihan.
Melalui pertemuan ini, diharapkan Asosiasi KWT Laris Manis dapat semakin solid dalam menjalankan berbagai program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, kolaborasi antar kalurahan juga diharapkan dapat terus ditingkatkan guna mendukung pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.
Kehadiran perwakilan Kalurahan Tirtonirmolo dalam kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemerintah kalurahan dalam mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui kelompok wanita tani sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan berbasis komunitas.